Midwifery worLd "mind and soul"

. . . WeLcoMe to MidwiFeRy worLd . . .

Jumat, 12 Agustus 2011

IUGR

PERTUMBUHAN JANIN TERHAMBAT (IUGR) DAN INSERSI PLASENTA
  
Abstrak
Objektif, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah ada hubungan antara pertumbuhan janin terhambat (IUGR) dan insersi plasenta pada trimester kedua.
 Metode, Sebuah studi kasus kontrol dilakukan pada kehamilan tunggal dengan (n = 67) dan tanpa (n = 205) IUGR (didefinisikan sebagai perkiraan berat badan janin <10 persentil untuk usia kehamilan pada saat pemeriksaan terakhir sonografi) untuk menyelidiki hubungan antara IUGR dan tempat plasenta. Insersi plasenta ditentukan oleh sonografi pada usia 16-20 minggu kehamilan. Maternal, perinatal, dan karakteristik yang disajikan dari catatan medis. Kelompok perbandingan yang dibuat oleh Siswa uji t, (chi) 2 analisis, tepat Fisher test, Wilcoxon tes, dan analisis varians. Analisis multivariabel regresi logistik digunakan untuk menentukan hubungan antara IUGR dan insersi plasenta.
Hasil, Pada kedua kelompok, yang paling umum insersi plasenta pada trimester kedua adalah anterior dan posterior. Setelah disesuaikan dengan potensi pembaur (termasuk ras, hipertensi kronis, dan gangguan hipertensi dalam kehamilan), kehamilan dengan IUGR hampir 4-kali lipat lebih mungkin pada plasenta letak lateral (odds rasio, 3,8; 95% confidence interval, 1,3-11,2) dibandingkan dengan anterior atau posterior letak plasenta.
Kesimpulan, penentuan IUGR pada kehamilan secara signifikan lebih mungkin pada kehamilan yang memiliki plasenta letak lateral pada trimester kedua dibandingkan kehamilan non-IUGR.
Kata kunci: Pertumbuhan janin terhambat • Hasil neonatal • Lokasi plasenta • Sonografi 

JURNAL ASLIIntrauterine Growth Restriction and Placental Location

Tidak ada komentar:

Posting Komentar